Dua Kelompok Massa di Bekasi Sudah Berdamai

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, mengatakan empat orang yang diperiksa oleh petugas, masih berstatus sebagai saksi. Empatnya menjalani pemeriksaan di Mapolres Bekasi, dan terdiri dari dua kelompok massa yang terlibat bentrokan, yang menewaskan dua orang.

"Dari warga 2 orang, Ambon 2 orang. Kita belum tentukan mereka akan jadi tersangka atau nggak, sedang berlangsung (pemeriksaannya) ya. Sekarang tahap pemeriksaan, kita lihat keterlibatan dan peranan terkait tindak pidana, seperti ada (dua) orang meninggal," jelas Rikwanto, di Mabes Polri, Rabu (21/3/2012).

Selain melakukan penyelidikan terkait bentrokan yang menewaskan dua orang warga, petugas juga berusaha mendamaikan dua kelompok yang terlibat bentrokan, dengan berperan sebagai mediator.

"Kedua kelompok bentrok sudah menandatangani perjanjian untuk tidak lagi melakukan aksi saling serang satu sama lain. Selain itu, kedua belah pihak juga menyepakati jika ada rekannya yang terlibat masalah hukum maka akan diserahkan kepada polisi untuk menanganinya," katanya.

Sementara untuk mengantisipasi bentrok yang kemungkinan bisa saja terjadi lagi, Polda Metro Jaya sudah menempatkan sekitar 300 personil dari Polres Bekasi untuk berjaga-jaga. Mereka dibantu 2 SSK dari Brimob Polda Metro Jaya agar situasi di Kalibaru Bekasi lebih terkendali.

Sebelumnya bentrokan terjadi antara dua kelompok massa di Kelurahan Kalibaru, Medansatria, Kota Bekasi. Dalam bentrokan yang melibatkan kelompok massa Ambon dan warga, dua orang tewas dan dua lainnya mengalami kritis.

Bentrokan dipicu saat salah seorang warga etnis Ambon, membeli minuman keras di sebuah warung, lalu membuat onar di Kampung Rawabambu, pada Sabtu (17/3/2012) lalu.[bay]

http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1842990/dua-kelompok-massa-di-bekasi-sudah-berdamai

Share on Google Plus

About Imam Mahmudi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.